Punk In Heart

Seorang anak kecil loncat girang dengan gitar plastic melingkar ditubuhnya, tawa tulusnya tanpa dosa terus saja mengalir tanpa henti. Dia satu panggung bersama Ayahnya yg memetik gitar sekaligus menyantunkan liriknya. Waktu itu adalah Lunching album #4 KAOSKUTANG yg bertajuk THE BIG PLAN.

KAOSKUTANG adalah band asal Samarinda beraliran punk rock (kalo boleh saya sebut seperti itu). NOFX menjadi kiblat music mereka. Sound yg keras tapi enak didengar menjadi ciri khas gitar yg di petik oleh Dhimas sebagai gitar, vocal sekaligus kapten di band ini.

Makhluk2 KAOSKUTANG adalah Ardi yg membuat music terasa terhentak dan ramai, Agung yg memetik gitar dua menambah suasana sound makin ramai, Elham membentuk music dengan Bass yg dipetik kidal membuat suasana formasi makin oke, dan Dhimas gitar, vocal sekaligus Ayah dari anak yg menyukai music punkrock juga.

Band ini menggambarkan bahwa seseorang punker tidak mesti menggunakan attribute2 punk yg sering kita liat. Dhimas yg tidak lepas dari Sholat lima waktu menaruh music punk di dalam hati. Pada saat mereka mau manggung di sebuah acara gigs di kota kelahiran, Dhimas lebih dulu sholat Ashar ketimbang manggung, padahal waktu manggung telah tiba. Sebuah contoh punkers yg patut ditiru.

Pengertian punk bagi saya masih simpang siur. Ada yg bilang kemandirian, dan ada yg bilang kebrutalan. Manakah yg benar ? apakah dua2nya bener ? melihat sisi anak2 KAOSKUTANG, punk bagi saya adalah hanya sebuah music yg enak didengar (bagi yg menyukainya) lirik mereka yg tidak lepas dari ungkapan2 atau unek yg terpendam membuat music ini jarang disukai oleh kalangan bapak2.

Punker’s di Samarinda memang sudah tidak asing lagi. Mungkin Punk Street (mereka menyebutnya) yg kerap kita jumpai di persimpangan duduk memetik gitar, mengamen di rumah2 makan terlihat sangar dan brutal. Padahal mereka tidak ada niat utk menggangu walaupun terlihat sedikit menyeramkan (maaf), kemandirianlah yg mereka tekankan dalam hidup. Setidaknya itu pengetahuan sedikit saya tentang Punk.

Beda Punk Street, beda pula anak2 KAOSKUTANG. Punk yg terlihat rapi ini memilih utk menaruh punk di dalam hati. Mungkin itulah punk sejati di mata saya, bukan dari attribute atau dari pakaian yg sangar. Bukan hanya KAOSKUTANG band punk Samarinda, banyak juga yg lain.

Tulis aja komentar disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s